Journal

Rhodia Webnotebook Review

Kali ini aku mau mereview suatu notebook journal punya orang luar, yaitu Rhodia Webnotebook. Bagi yang masih asing dengan Rhodia, kalian bisa explore websitenya Rhodia. Notebook ini adalah salah satu pesaing dari notebook premium yang kita sering dengar seperti Moleskin dan Leuchtrrum. Karena lagi punya rezeki lebih, jadi aku menabung untuk mencoba notebook premium yang agak terjangkau seperti Rhodia.

rhodia

Nechi yang biasanya cuma bermodal buku beli di toko buku pinggir jalan, atau lucky dapet notebook kosongan dan berakhir junk journal (iya, 4 bulan terakhir ngebujo malah nyariin bahan templokan), akhirnya mutusin buat mencoba notebook yang (rata-rata) dipakai oleh para bullet journal-ist untuk ngebujo. The real high quality journal notebook. Bahagia ini di pucuk ketika tahu ternyata di Indonesia udah ada yang jual notebook ala bujo macem Leuchtturm, Scribble That Matter, Moleskin dan Rhodia.

Dan pasti di jual online ya, sis. Ga bisa bayangin harga notebooknya kalau di jual di gramedia atau ada tokonya sendiri.

Karena merk “Rhodia” masih jarang di dengar di kalangan bullet journalist Indonesia, dan aku yakin bullet journalist inspirasi kalian juga jarang pakai notebook tersebut, aku akan mencoba menjelaskan sedikit tentang Rhodia.

Sekilas tentang Rhodia

Rhodia itu brand pencipta notebook, paper pad, dan produk kreatif berbahan kertas lainnya dari Perancis. Produk berslogan “A modern notebook since 1934” ini diciptakan pertama kali oleh Verilhac Brother, Paper-Maker di Lyon, Perancis pada tahun 1934. Setelah itu Clairefontaine membeli Verilhac Brother, Paper-Maker pada tahun 1997 dan Rhodia resmi diproduksi oleh Clairefontaine Rhodia dan didistribusikan di Amerika Serikat oleh Exclair, Inc.

Rhodia tuh produknya bermacam-macam. Ada pad, notepad, pocket notepad, ada Webnotebook, Goalbooks dan lain sebagainya. Warna covernya khas oranye dan hitam, dan mulai warna-warni di versi Goalbooks dan notebook softcovernya.

Rhodia “Desk” Webnotebook

Setelah aku lihat di websitenya Rhodia, ternyata untuk webnotebook-nya sendiri ada berbagai macam bentuk. Ada yang landscape, ada yang pocket, dan ada yang notepad. Makanya subjudulnya aku tambahin “Desk” meski ya kalau ada yang mau beli secara online cukup ngetik “Rhodia Webnotebook” di online shop langganan kalian.

Webnotebook yang biasa disingkat “Webbie” ini selain dipakai oleh bullet journal-ist, ternyata jadi pilihan orang-orang pemakai fountain pen juga. Mungkin karena kertasnya yang high quality, 90 gsm pula dan kertasnya cepet meng-absord tinta apapun sehingga (setelah di test) kita tidak perlu menunggu lama untuk menunggu tulisan kita kering, dan tak perlu takut kalau hasilnya malah jadi meleber dan jelek.

Spesifikasi

Notebook yang aku pakai kertasnya tipe dotgrid, atau bahasa rumahannya titik-titik. Ga ada index halaman ataupun page numbernya, jadi klo mau ada index ama halaman ya bikin sendiri. Dengan jumlah kertas 96 lembar (192 halaman) menggunakan kertas ivory berukuran 14,5 cm x 21 cm, dengan berat 90 gsm ber-pH netral dan acid free. Untuk ukuran berdasarkan hitungan per grid adalah 26 x 40.

Dengan faux leather hardcover sebagai cover, notebooknya udah dijamin tidak mudah ditekuk serta aman kecuali serangan air dari samping yang tak disengaja. Notebook ini juga dilengkapi tali pembatas (kerennya ribbon marker) dan ada inner pocket dibelakang buat naruh stiker, penggaris dan printilan mini lainnya. Bukunya juga dilengkapi karet yang dipakai untuk menutup serta mengunci bukunya dengan aman.

By the way karet yang buat nutup itu sebutannya apa yak? Comment dong yang tau.

Testing

Kertasnya tuh SMOOOOOTTTHHH banget nget ngettt. Tiap kali buka bujo tuh bawaanya pengen ngelus terus saking mulusnya. Sampe iri kenapa wajah ini tidak bisa semulus dirinya (eaa). Lalu aku mencoba menodai kertas mulus ini dengan sedikit coretan pulpen yang ada, untuk membuktikan apakah kemulusan kertasnya bisa tahan diterpa noda (read: tinta pulpen).

Dan ternyata kertasnya masih bisa nahan segala pulpen gel maupun drawing pen meskipun ghosting sedikit. Bahkan masih bisa menahan coloring brush dan meminimalkan ghostingnya. Untuk marker ama Sharpie tentu saja bleeding, ga perlu heran. Good job Rhodia, kamu memang keren.

Price and where you find them

Kalau kamu merasa sultan dan punya kartu kredit, di Amazon pasti dijual dengan rentang harga 15$ – 16$ (sekitar 240an rebu – 300an rebu, belum ongkir). Kalau pengen beli di Indonesia doang bisa beli di Tokopedia dan Shoppe. Pas aku beli di Xuehuabooks harganya Rp 395.000. Gatau kenapa setelah beli harganya bulet jadi Rp 400.000. Pajak beacukai kah?

Untuk orang yang masih beradaptasi dengan “the real high quality journal”, spesifikasi diatas udah cukup untuk mempermudah dalam ber-bujo. Aku juga ga pake indeks sih, makanya ga masalah klo ga ada index page. Beneran mengandalkan tali pembatas doang. Dan aku yakin, untuk para bujo-ist yang mungkin pengen nyobain premium notebook pertama kali, pasti bakal suka dengan Rhodia Webnotebook ini.

bullet journal rhodia
salah satu weekly spread

Well, I hope my review for Rhodia Webnotebook can help you to choose the next bullet journal for, maybe, next year? And please choose the notebook wisely and adjust to your needs. Save pin below on Pinterest if you find this review useful to you

rhodia

Tagged , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *