Journal

Scribblejournal by Area52 Studio Review

Untuk seorang bullet journalist seperti aku kamu dan kalian, pasti pada nyari yang namanya sebuah “buku” untuk memulai bujonya. Berbagai referensi yang sudah ditunjukkan oleh para bullet journalist dengan merk bervariasi seperti Leuchttrum, Scribble That Matter, Rhodia, Moleskine dan lainnya. Tak hanya beragam merk, feature yang ditawarkan mereka pun bervariasi untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen saat ini.

Banyak pula yang membuat review untuk berbagai macam merk buku bullet journalist yang bertebaran di media sosial seperti Instagram dan Youtube. Ga sedikit juga ada yang mereview buku bullet journalnya dalam bentuk blog seperti yang aku lakukan saat ini. Aku juga sudah mereview salah satu buku bullet journal yang sedang kupakai, yaitu Rhodia Webnotebook.

Mengingat buku-buku yang dipakai para bullet journalist dengan brand ternama harganya susah dijangkau, banyak pula yang membeli notebook yang murah dan terkadang harganya bersahabat di kantong anak sekolahan. Asalkan memenuhi syarat seperti format kertas grid atau dotted atau blank, fleksibel dan customable.

Ternyata orang dalam juga ga mau kalah dong dengan yang diluar. Di Indonesia ada salah satu brand perilis notebook untuk bullet journal yang harganya cukup terjangkau untuk anak sekolahan apalagi anak kuliahan (kayak gueee), yaitu Area52 Studio. Mereka merilis notebook khusus bullet journal yang dinamakan Scribblejournal. Dirasa menarik perhatianku di pertengahan tahun 2018, buku ini auto masuk wishlist.

bullet journal review

Jujur aja aku nemuin Area52 Studio itu secara tidak sengaja. Lagi keliling di Tokopedia buat nyari referensi notebook murah untuk bullet journaling tahun ini (ceritanya waktu itu lagi nabung buat beli Rhodia), tau-tau nemu Scribblejournal terpampang secara foto flatlay di listnya.

Sayang amat sayang waktu itu pas mau beli stoknya abis, sampe email Area52Studio saking ngebetnya. Tetep sedih sih merekanya waktu itu konfirmasi banget bukunya habis dan restock di akhir tahun. Tapi akhirnya Scribblejournal restock di saat yang tepat, jadi pas input Scribblejournal di keranjang sekalian nyetok brushpen.

Setelah testing, nyobain dan mandangin Scribblejournal sampe lelah (penting banget), akhirnya aku bisa ngetik review untuk Scribblejournal. Semoga kalian yang baca punya referensi dan mungkin auto teracun untuk beli sekarang.

Sekilas tentang Area52Studio

[Catatan hati: Ini diketik dari hasil bulak balik scroll website ama sosmednya mereka di henpon. Pengennya sih seakurat mungkin but I’m just hooman. Sekali lagi, ini hasil scroll, klo ada citizen of Area52Studio mau benerin, ngko tak apdetke ben bener. Nek dudu ngene yo ojo di gas to aku wedhi nek di gas opo meneh di tawur #bersembunyi]

Area 52 Studio adalah sebuah brand yang menjual produk kreatifitas yang berpusat di Bandung. Dari update awal di sosial media, Area52 sudah ada sejak tahun 2014 akhir dengan awal produknya adalah prototype sketchbook. Setelah itu mereka merilis sketchbook di sekitaran tahun 2015 hingga saat ini. Sketchbook yang dirilis oleh Area52 Studio disebut Scribblebook.

area 52 studio

Tak hanya sketchbook, kini Area52 Studio menjual scribblepad (untuk kebutuhan watercolor), scribblecase (macem tas khusus nyimpen scribblebook dan peralatannya) dan scribblejournal (yang dipakai untuk kebutuhan jurnal). Selain antek-antek scribble yang mereka rilis, di Area52 Studio kamu bisa menemukan Art Supplies yang kamu butuhkan. Jadi kalau mau beli scribblebook ntar bisa sekalian restock brush pen atau watercolor. Praktis loh.

Scribblejournal Dotted / Notebook by Area52

scribblejournal

Scribblejournal yang disediakan terdiri dari 2 format, dotted yang aku review dan ruled. Aku beli yang dotted untuk perbandingan versi (karena kebanyakan notebook bullet journal itu titik-titik). Scribblejournal juga tersedia dengan beragam warna cover dengan menyelipkan nama batu mineral (atau gemstone). Untuk yang aku beli warnanya Amber Orange.

Spesifikasi

Cover depan terdapat halaman pembuka untuk menulis nama pemilik serta logo Area52 yang mengingatkanku pada lambang salah satu rune di game Summoner Wars. Ga ada index halaman ataupun page numbernya, jadi klo mau ada index ama halaman ya bikin sendiri. Dengan jumlah kertas 80 lembar (160 halaman) menggunakan kertas silky ivory berukuran 12 cm x 19 cm, dengan berat kertas 140 gsm ber-pH netral dan acid free. Untuk ukuran berdasarkan hitungan per grid adalah 23 x 36.

 

Karena hardcover, maka scribblejournal tidak mudah ditekuk. Cover terbuat dari kulit sintesis yang permukaannya di hot press, jadi kalau mengelus permukaan cover ya kerasa lah halus-halus berteksturnya. Tak lupa ada tulisan scribblejournal tercetak di cover belakang. Yang menarik dari cover scribblejournal adalah covernya customable, kamu bisa nulis atau menggambar sesuatu di cover. Disarankan pulpen untuk menggambar / menulisnya yang permanen ya. Kalau mau pakai yang ga permanen hati-hati smudge.

Scribblejournal dilengkapi oleh ribbon marker dan karet buat mengunci buku. Dibelakang ada inner pocket dan berisi 3 trading card. Karena di trading cardnya ada kolom artwork by jadi diperkirakan trading card digunakan untuk tukeran sketsa.

Testing

Kertasnya sungguh kokoh saking tebelnya. Dan kertasnya ga beda jauh sama Rhodia yang smooooth. Jadi ya kalau Rhodia kertasnya smooth manjahh, kalau Scribblejournal lebih ke smooth macho gitu. Tapi karena kemachoan kertasnya, notebooknya gabisa dibuka benar-benar flat 180 derajat. So be carefull if you traveling with this journal, disarankan nyari meja.

Lalu aku testing pen di halaman terbelakang untuk melihat seberapa kuatnya kertas ini untuk masuk ke selpis piston. Ga bukan gitu, maksudnya seberapa kuat kertas ini menahan hebatnya terjangan realita eaa.

Its hold any pen so well, tapi masih terlihat bayang-bayang ghostingnya. Untuk Sharpie dan marker masih menumbulkan bleeding, tapi ga separah bleeding yang mengganggu halaman selanjutnya, jadi bisa dibilang this paper worth to appreciate for hold this troublemaker. Good job, Area52. Aku bangga sama kalian.

Price and where you can find them

Kalian bisa pesan Scribblejournal di Tokopedia, Shopee bahkan di websitenya Area52 Studio juga bisa. Harganya Rp 140.000, dan kayaknya aku udah bilang beberapa kali kalau harganya terjangkau kan ya? Cukup nabung 3x aja plus ongkir dah bisa dapetin Scribblejournal. Oiya stok Scribblejournal kadang cepet abis loh, mendingan cepetan embat sisturr.

Untuk kamu dan kalian yang butuh notebook customable, kualitas oke dan terjangkau, kalian wajib melirik dan mencoba Scribblejournal. Aku juga memakai Scribblejournal sebagai College Bullet Journal, dimana segala tentang perkuliahan, tugas, dan event kampus aku catet disitu. Memang sih ukurannya bisa dibilang lebih kecil dari A5 pada umumnya, tapi itu juga jadi kelebihannya yang jadi gampang dibawa kemana-mana dan fleksibel untuk ditaruh di ransel.

Tapi ya, ngarep juga sih Scribblejournal ada versi A5-nya. Mahal dikit gapapa deh, seenggaknya bantu aquh menghemat tiap tahun #wink

Sekian review Scribblejournal-nya. I hope my review can help you to choose your next bullet journal for, maybe, next time? If you want, you can save pin below on your Pinterest. And remember to choose your notebook wisely and adjust your needs

bullet journal review

Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *