Beauty

Beauty: Introduction to Skincare

Udahlah, kalian pasti tahu dan bisa menebak kemana arah post ini berjalan.

Jadi aku menambah kategori baru, yaitu “Beauty”. Untuk memulai kategori ini, aku akan fokus dulu ke topik skincare, dimana topik ini pastinya udah dibahas oleh segala sumber dari influencer, vlogger, blogger dan berbagai sosial media yang ada. Iya aku tahu, ini pembahasan yang intinya bakal sama, tapi aku mencoba untuk mengambil dari beberapa sumber jurnal dan mengutip dari beberapa influencer di sosial media, jadi kita bisa melihat skincare dari segala sisi.

Mudah-mudahan tujuan ini tercapai ya.

Sekarang aku mau membahas tentang skincare. Kalian pasti bisa lah menjawab skincare itu apa, tapi apa sih pengertian skincare yang sebenarnya?

skincare banner

Pendahuluan Skincare

Kulit adalah organ yang mendominasi tubuh manusia dan memiliki peran yang sangat penting dalam bertahan hidup, untuk tetap sehat atau sakit. Selain fungsi secara biologis, penampilan kulit dan persepsi kulit oleh diri sendiri dan orang lain juga sangat penting untuk harga diri, kesejahteraan dan sosial.

Ada bukti empiris menyatakan bahwa penampilanmu menentukan apa yang kamu rasakan dan bagaimana kita menentukan umur, kesehatan, daya tarik, dan kesuksesan orang lain. Itulah kenapa kulit harus dijaga sebaik-baiknya. Tidak harus terlihat mulus bak porselin, kelihatan sehat saja sudah cukup kok.

skincare
Photo by Icon8 Team on Unsplash

Dalam menjaga kesehatan kulit, skincare paling berperan dalam kehidupan umat manusia. Skincare atau perawatan kulit sudah dimulai dari membersihkan kulit dengan mandi. Mandi bertujuan untuk membersihkan kulit dari kotoran yang kasat mata maupun tak kasat mata dan itu sudah termasuk dalam perawatan kulit.

Pengertian Skincare

Istilah “skincare” banyak dipakai secara publik maupun kesehatan. Namun belum ada definisi yang jelas mengenai skincare. Karena itu, aku mengutip pengertian dari sumber-sumber yang aku temukan.

Menurut Cambrige Dictionary, skincare adalah sesuatu yang kamu lakukan dan kamu pakai agar kulitmu tetap sehat dan menarik.

Menurut Penzer, skincare adalah serangkaian praktek yang mendukung integritas kulit, meningkatkan penampilan dan meringankan kondisi kulit. Rangkaian praktek tersebut bisa terdapat nutrisi, menghindari diri dari pantulan sinar matahari serta penggunaan pelembab yang cukup. Praktek yang meningkatkan penampilan termasuk penggunaan kosmetik, eksfoliasi, filler, peel, dan terapi retinol.

Menurut Lichterfeld, skincare adalah prosedur rutin sehari-hari pada beberapa keadaan, seperti kulit yang terlalu kering dan terlalu lembab, dan pencegahan dermatitis dan pencegahan cedera pada kulit.

Pada United Stated National Library of Medicine, skincare adalah perawatan kondisi kulit yang higienis dibawah kondisi optimal dari kebersihan dan kenyamanan. Definisi ini memasukkan aktifitas seperti mencuci. mandi, membersihkan, dan penggunaan sabun, deterjen dan minyak.

Pada buku Nursing Interventions Classification (NIC), ada label Skin care: Tropical Treatments yang mengandung definisi pengaplikasian zat topikal atau alat manipulasi untuk meningkatkan integritas kulit dan meminimalkan kerusakan kulit.

Jan Knotter menyimpulkan bahwa skincare didefinisikan dalam istilah aktifitas seperti mencuci, mandi, memakai lotion, serta dalam hal tujuan seperti perawatan keadaan higienis, kenyamanan, kebersihan dan relaksasi.

Dari semua pengertian yang aku kutip, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa skincare adalah kegiatan perawatan kulit dengan pengaplikasian zat atau alat tertentu yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kulit sampai di level kamu merasa bersih dan nyaman.

skincare

Disini pula kita paham bahwa kegiatan “mandi” termasuk dalam kegiatan skincare. Jadi skincare itu ternyata tidak sekedar untuk “kulit wajah” tetapi juga untuk kulit badan.

Asal mula skincare

Praktek perawatan kulit pastinya udah berlangsung dari jaman nenek moyang. Hanya saja bahan yang digunakan masih 100% alami, bisa tinggal petik atau tinggal nyuruh pembokat buat ngambilin ke sumber daya. Sumber dayanya juga ga ribet nyarinya, apalagi pake impor. Cukup celingak celinguk sekitar eh langsung ketemu.

skincare alami
Photo by Christiann Koepke on Unsplash

Misalnya pas jaman Mesir Kuno, jamannya Cleopatra hidup dan jaya, para cewek skincare-an mah engga pake acara order di Shoppe ato mampir ke Guardian gitu, mereka mah bikin sendiri kreatif sendiri. Tinggal melihat kanan kiri depan belakang, bahannya langsung ketemu.

Cleopatra sendiri juga sama dengan kebanyakan orang Mesir dulu. Mau mandi langsung cantik? Ya sudah mandi pakai susu murni nasional. Mau menghilangkan daki di kulit? Pake aloe vera campur pasir (bayangin zheyenk rasanya scrub pake pasir awkwkwkwk). Kamu butuh sesuatu buat ngilangin kerutan di muka biar awet muda? Campur tuh Aloe vera dengan Frankincense (bahasa kita bilangnya kemenyan) dan Myrrh (atau mur).

Dan ternyata ide skincare Mesir Kuno diadaptasi oleh jaman Romawi dan Yunani Kuno, lalu dikembangkan. Orang Romawi dan Yunani sudah melakukan spa untuk merawat kulit mereka. Mereka juga menggunakan parfum dan minyak setelah mandi untuk mendapatkan kulit yang smooth.

Seperti orang jaman Mesir Kuno, Romawi dan Yunani juga menggunakan kreatifitas dalam membuat skincare alami. Misalnya kamu mau kulitnya ga gosong, atau menghindari kulit terekspos sinar matahari, tinggal campur pasir ama minyak sebagai sunscreen alamiah. Mau maskeran jaman dulu bukan pake sheetmask ato make masker bubuk campur air mawar, tapi campur tepung maizena ama telur biar awet muda gitu.

Jika membicarakan skincare hingga jaman Renaissance, sudah banyak bahan-bahan skincare baru yang diperkenalkan dan dibuat. Orang-orang Eropa mengembangkan cold cream pertama kali menggunakan bahan dari minyak mawar dan air serta beeswax yang telah dicairkan. Mereka menggunakan mineral alum untuk mengobati kurap dan daun zaitun untuk menyembuhkan jerawat.

Jenis Skincare

Ada banyak produk skincare bertebaran secara offline maupun online dari yang paling murah dan dapat didapat di dekat rumah sampai yang paling mahal dan jauh untuk mendapatkannya.

Ada pula produk skincare yang dibedakan untuk kondisi kulit tertentu seperti kulit kering, kulit berminyak, kulit berjerawat, dan bahkan kulit normal juga ada skincare nya.

skinker

Bahkan langkah-langkah pemakaian skincare juga bervariatif. Ada yang cuma basic saja (cuci muka, toner, pelembab) ada yang berlapis-lapis ala Korea yang biasa disebut Korea 10 step skincare. Penggunaan skincare yang berlapis biasanya diurutkan dari yang paling cair sampai yang kental.

Disini aku akan menyebutkan jenis-jenis skincare yang pernah disebutkan di berbagai sumber berdasarkan step (bukan bahan, seperti AHA atau BHA). Dan semoga kedepannya aku bisa menjelaskan jenis skincare satu persatu di blog.

Untuk perawatan wajah:

  1. Cleanser
  2. Scrub / Exfoliater
  3. Toner
  4. Booster
  5. Essence
  6. Serum
  7. Ampoule
  8. Mask
  9. Emulsion
  10. Facial oil
  11. Eye Treatment
  12. Moisturizer
  13. Spot Treatment
  14. Cream
  15. Sleeping Mask
  16. Sun protection

(akan ditambah kalau ada yang mau menambahkan di kolom komentar)

Untuk perawatan badan:

  1. Sabun
  2. Scrub / exfoliater
  3. Body Serum
  4. Body Oil
  5. Body Lotion
  6. Body Balm
  7. Wewangian badan (Parfum, Eu de Toilette, Body Spray, dll)

(akan ditambah kalau ada yang mau menambahkan di kolom komentar)

Siapa saja yang bisa menggunakan skincare?

Orang-orang yang bisa menggunakan skincare adalah sebagai berikut:

  • Untuk kamu yang sudah berumur minimal 15 tahun sudah bisa mulai pakai skincare, meskipun anak sekolahan SD boleh kok memulai skincare dengan cuci muka dengan sabun wajah khusus anak-anak.
  • Memiliki jenis kulit kombinasi, berminyak (dengan tujuan mengurangi minyak berlebih), kering (dengan tujuan melembabkan kulit), berjerawat (untuk mengobati jerawat) dan kulit normal sekalipun (untuk membersihkan dan menjaga kulit dari kotoran agar tidak kusam hingga jerawatan).
  • Laki-laki dan perempuan BISA PAKAI SKINCARE karena tujuan skincare itu MEMBERSIHKAN DAN MENJAGA KULIT, BUKAN BIKIN ORANG BISA JADI GAY APALAGI BISA JADI CEWE YA para brother sekalian.

Ya maap kesal karena aku pengen stereotype cowok pakai skincare = banci, homo, gay, LGBTEFGHIJKLMN itu hilang dari pikiran orang yang gabisa dipahami dengan akal yang sehat dan lurus. Peace.

Apalagi yang bilang skincare mengandung perempuan atau apalah itu, are you kidding me, human?

Skincare berdasarkan jenis kulit

Dalam pemakaian skincare memang harus disesuaikan dengan jenis kulit kamu dan keadaan kulitmu saat ini. Tidak heran kalau ada yang skincarenya banyak menyesuaikan keadaan, misalnya ada sabun cuci muka untuk keadaan wajah kering dan sabun cuci muka untuk kondisi jerawatan. Kenapa sih harus menyesuaikan? Ya karena produsen skincarenya juga ga melabeli produknya dengan “For dry skin”, “For oily skin”, “for acne prone” tanpa alasan juga.

skincare

Kandungan produk yang biasanya dikhususkan untuk kulit kering tentu berbeda dengan kandungan produk untuk kulit berminyak. Mungkin ada yang tidak masalah dengan pemilik kulit berminyak memakai serum untuk kulit kering, tetapi rata-rata ada yang malah bikin wajah makin berminyak karena terlalu melembabkan untuk pemilik wajah berminyak, atau sebaliknya wajah pemilik kulit kering wajahnya akan semakin kering jika menggunakan sabun cuci muka untuk kulit berminyak karena sabun tersebut bertujuan untuk menyerap minyak berlebih.

Tidak semua produk melabeli produknya dengan “for oily skin”, “for dry skin”, maka cara yang bisa kamu lakukan untuk mengidentifikasi produk tersebut cocok untukmu adalah membaca bahan dasar dari produk tersebut.

Penjabarannya adalah sebagai berikut:

  • Untuk kulit kering atau dry skin, tujuan utama produk yang kamu gunakan adalah untuk menghidrasi kulit agar tidak kering. Bonusnya wajahmu bisa glowing dan kenyal. Bahan yang biasanya ada di produk yang kamu pakai biasanya mengandung Hyaluronic Acid, Shea butter, Squalane, dan beberapa minyak seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak jojoba dan lainnya
  • Untuk kulit berminyak atau oily skin, sebaiknya menggunakan produk yang ada keterangan non-comedogenic. Tujuan utama produk yang kamu gunakan adalah untuk mengurangi (bukan menghilangkan!) minyak berlebih di wajah agar tidak membuat wajahmu kusam bahkan berjerawat dan mengontrolnya. Bahan yang biasanya ada di produk yang kamu pakai ada mengandung Salicylic Acid, oil absorber seperti bentonite clay, kaolin clay (bisa dijadikan referensi masker kalau mau), magnesium aluminium silicate, sulfur, Niacinamide dan Glycerin.
  • Untuk kulit kombinasi sepertinya cukup menantang para dermatologis untuk membuat produk yang tujuannya keseimbangan 2 masalah kulit yang jadi satu. Tapi bukan dermatologis kalau mereka tidak menemukan titik terangnya. Beberapa bahan yang disebut mungkin lebih ke bahan alami seperti Lavender, minyak jojoba, minyak biji anggur (grapeseed) dan Argan Oil.
  • Untuk kulit berjerawat atau acne prone pastinya ingin menyembuhkan jerawat yang muncul di wajah. Bahan-bahan yang terkandung dalam produk untuk kulit berjerawat rata-rata bisa membuat wajahmu kering seperti Tea-Tree Oil. Bahan yang lain ada Alpha Hydroxy Acid atau AHA, kalau tidak ada biasanya mengandung glycolic atau Lactic Acid, lalu Salicylic Acid dan Benzoyl peroxide.
  • Untuk kulit sensitif pastinya tujuan utama produknya untuk meringankan sensasi sensitif kulit kamu, misalnya perih atau kemerahan. Produk yang kamu cari biasanya akan ada label “sensitive skin” atau “fragrance free” karena kulit sensitif katanya sensi dengan produk skincare yang ada aromanya. Bahan-bahan yang bisa kamu perhatikan dalam memilih produk adalah Chamomile (ada ekstraknya yang disebut “Bisabolol”, terserah mau gimana cara ngucapnya), Calendula, Oatmeal, minyak biji bunga matahari mentimun, madu, Shea butter, dan Allantoin.

Untuk kulitku jenisnya normal to dry dan acne prone, dimana aku harus pakai produk yang ga terlalu fokus ke kulit kering atau fokus ke jerawat, jadinya kayak kombinasi harus seimbang. Biasanya aku bakal nyobain produk yang berlabel “All skin type” atau yang ada label “normal to dry” kalau ada. Bahan yang selama ini cocok buat aku adalah Calendula dan Moringa. Cica a.k.a Centella Asiatica lagi masa percobaan dan masih belum ada kepastian sih, tapi bekerja di bagian jerawat.

Sekian deh pengenalan skincare. Kita jadi tahu definisi skincare dan bisa menyimpulkan sendiri, kapan, dimana skincare itu bermula, siapa yang bisa menggunakan skincare, apa saja jenis skincare yang ada dan bagaimana memilih produk skincare sesuai jenis kulit.

Pin ini ke pinterestmu jika post ini sangat membantu kamu

skincare pin

Boleh dong komentarnya di isi, apa sih jenis kulit kamu?

Terima kasih sudah mampir, see you on the next post!

Tagged ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *